Kamis, 13 Desember 2012

Teks Efek Motif Ular

Tutorial terbaru teks efek kali ini kita akan belajar Efek teks bermotif seperti kulit Ular. jika anda ingin mencoba langsung silahkan ikuti tutorial ini

Berikut Tutorial / Langkah - langkahnya:

1. Buka Photoshop dan buat file baru (CRTL + N) dengan ukuran berapapun tidak masalah, disini Penulis memakai 800x500 pixel

2. Setelah itu buat Teksnya. Saya mengambil contoh yaitu ILMU GRAFIS INDONESIA
Font yang digunakan KASnake yang bisa di download di Font Keren Ilmugrafis 
image properties of ilmugrafis.com

3. Buat layer baru dengan Sift+Ctrl+N. Kemudian Blok kedua layer >> Klik kanan pilih Merge layer dengan layer teks sebelumnya.
image properties of ilmugrafis.com

4. Setelah itu Atur Foreground colornya. Saya memilih warna orange
image properties of ilmugrafis.com
Tekan OK 

5. Selanjutnya buat motif ular dengan cara klik Filter > Texture > Stained Glass
Atur / Setting ukuran sesuai yang dibutuhkan. Jika sudah maka jadinya akan seperti ini.
image properties of ilmugrafis.com
Hasilnya:
image properties of ilmugrafis.com
Tambahkan LOGO atau simbol2 yang sesuai agar terlihat lebih cantik, contohnya:
image properties of ilmugrafis.com
Efek Tulisan bermotif Ular
Semoga bermanfaat, Selamat mencoba.:D

Photoshop Foto Efek Hantu


Tutorial Photoshop kali ini adalah kiriman dari Agus di Krapyak , kali ini kita akan belajar membuat efek hantu dengan Photoshop, tertarik...

Adobe Photoshop adalah program image editing yang luar biasa, Photoshop dapat memanipulasi foto dan membuat imajinasi dan gambaran lain dari foto...

Baiklah kita mulai langkah-langkahnya:

1. Pilih satu gambar yang enak di kotak-katik aja. Saya memilih yang satu ini, 
para teman-teman di pinoy
Save gambar di Komputer sebagai contoh file latihan
Dan manipulasi yang saya lakukan yaitu “menghilangkan kepala”!!!!


2. Lakukan duplikasi menjadi layer dan diberi nama pada layer. 
tutorial photoshop
Pada background lakukan hidden dengan menghilangkan gambar mata pada layer.


3. Lakukan pennyeleksian pada gambar yang akan di manupulasi.
tutorial photoshop
Pilih Quick Selection Tool untuk melakukan penyeleksian


4. Arahkan pointer pada daerah kepala
tutorial photoshop
klik untuk lakukan penyeleksian

5. Tekan delete untuk menghapus hasil seleksi. Pastikan layer depan aktif.
Hasilnya: tutorial photoshop


6. Non aktif kan seleksi, dengan menekan Ctrl+D, deselection.
tutorial photoshop
Lanjutkan dengan ‘penambalan’ hasil potongan kepala dengan cara cloning pada layer depan.Pilih Clone Stamp Tool

7. Setelah memilih Clone Stamp Tool, 
tutorial photoshop
tekan Alt setelah keluar tanda seperti yang di atas klik pada gambar yang akan di ambil kloningnya. Atur opacity 75% dan flow 75% (sesuai kebutuhan) 

8. Lakukan cloning perlahan-lahan dengan mengambil kloningan gambar yang paling dekat dengan daerah ‘penambalan’.
tutorial photoshop
Klik kanan,atur hardness 0%, diameter ikuti daerah cloning.
tutorial photoshop


9. Setelah cloning 
tutorial photoshop
seperti gambar di atas itu sudah cukup.Untuk hasil yang maksimal dalam cloning atur opacity lebih kecil dan diameter lebih besar.

10. Langkah berikut, 
tutorial photoshop
aktifkan pen tool, dan lakukan create Anchor point pada kerah baju seperti gambar di bawah. 
tutorial photoshop
Atur warna menyerupai warna baju dengan memakai 
tutorial photoshop
eyedropper tool

11. Setelah menutup anchor point, pilih menu layer-Resterize-Shape.
tutorial photoshop
Ubah nama layer menjadi kerah.Tekan ctrl dan klik pada layer kerah untuk mendapatkan seleksi
tutorial photoshop
Kerah terseleksi 

12. Aktifkan Brush Tool, 
tutorial photoshop
dan pilih warna dengan 
tutorial photoshop
Color picker lebih yang lebih gelap 30% sepertiyang dilingkar merah


13. Sapukan brush pada bagian dalam kerah, sehingga nampak mempunyai luang kerahnya seperti gambar.
tutorial photoshop
Tekan Ctrl+D setalh selesai brushing

14 Untuk langkah terakhir lakukan bluring dengan Blur tool pada sisi luar kerah.
tutorial photoshop

Hasil Akhirnya: Kurang Lebih seperti ini: 
rekayasa foto hantu
Hiii... Tapi gak usah takut kan cuma rekayasa genetik eh salah REKAYASA FOTO efek saja ^_^ hehehe...

Semoga Bermanfaat... ^_^ 

Fungsi-fungsi String di PHP

Rangkaian fungsi yang kita bahas pada sesi ini adalah fungsi-fungsi String, yang digunakan untuk mengolah tipe data string atau memberikan tampilan dengan format tertentu. Beberapa fungsi-fungsi string yang akan kita bahas adalah:
Fungsi Echo() dan Print()
Fungsi ini merupakan fungsi yang sangat sering dijumpai dalam PHP, karena fungsi ini digunakan untuk menampilkan suatu string atau teks ke browser. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Echo(string)
Print(string)
Tentunya Anda sudah tidak asing lagi mengenai penggunaan fungsi-fungsi tersebut, karena pada artikel-artikel sebelumnya sudah sangat sering digunakan sebagai contoh.
Fungsi Printf() dan Sprint()
Kedua fungsi ini digunakan untuk menampilkan output ke browser dengan format tertentu. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Printf(format[,argumen])
Sprintf(format[,argumen])
Parameter format selalu ditandai dengan karakter persen (%), kemudian diikuti oleh karakter tertentu yang memberikan spesifikasi untuk memberikan hasil dengan format tertentu. Karakter pemberi spesifikasi tersebut adalah:
KarakterKeterangan
bArgumen diperlakukan sebagai integer, dan ditampilkan sebagai angka biner. 
cArgumen diperlakukan sebagai integer, dan ditampilkan sebagai karakter dengan nilai ASCIInya. 
dArgumen diperlakukan sebagai integer, dan ditampilkan sebagai angka desimal. 
fArgumen diperlakukan sebagai double, dan ditampilkan sebagai angka floating point. 
oArgumen diperlakukan sebagai integer, dan ditampilkan sebagai bilangan oktal. 
sArgumen diperlakukan dan ditampilkan sebagai string. 
xArgumen diperlakukan sebagai integer dan ditampilkan sebagai angka heksadesimal (dengan huruf kecil). 
XArgumen diperlakukan sebagai integer dan ditampilkan sebagai angka heksadesimal (dengan huruf besar).
Contoh:
$angka1 = 68.75;
$angka2 = 54.35;
$angka = $angka1 + $angka2;
// echo $angka akan menghasilkan "123.1";
$format = sprintf ("%01.2f", $angka);
// echo $format akan menghasilkan "123.10"
Diantara karakter % dan karakter pemberi spesifikasi juga dapat disisipkan angka. Angka di depan karakter pemberi spesifikasi menunjukkan jumlah digit atau jumlah karakter (minimum) yang akan ditampilkan. Jika ada angka titik, berarti hal tersebut menunjukkan jumlah angka di belakang koma. Misalnya “%01.2f” menunjukkan bahwa bilangan tersebut ditampilkan sebagai floating point dan harus ada 2 angka di belakang koma yang ditampilkan, “%02d” menunjukkan bahwa bilangan tersebut ditampilkan sebagai integer dan harus ada 2 angka yang ditampilkan, jadi jika hanya terdapat angka 8, akan diubah menjadi 08.
Contoh:
$year = 1982;
$month = 2;
$day = 27;
$tanggal = sprintf ("%04d-%02d-%02d", $year, $month, $day);
// echo $tanggal akan menghasilkan "1982-02-27"

Fungsi Htmlentities()
Fungsi ini digunakan untuk menghentikan proses penerjemaahan tag HTML oleh browser, sehingga tag HTML akan dibiarkan muncul seperti apa adanya, tanpa diterjemahkan oleh browser. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Htmlentities(string)
Contoh:
<?php
$str = "<a href='test.htm'> Klik Di Sini </a>";
$hasil = htmlentities($str);
echo "$str";
echo "$hasil";
?>
Jika variabel $str langsung dikenai fungsi echo(), maka yang muncul adalah link yang bertuliskan "Klik Di Sini", tapi jika dikenai htmlentities() terlebih dahulu seperti yang ditunjukkan oleh variabel $hasil, maka yang muncul adalah "<a href='test.htm'> Klik Di Sini </a>".
Hal seperti ini berguna misalnya jika kita hendak menampilkan tutorial penggunaan HTML dalam bentuk file HTML juga. Seperti contoh tersebut, misalnya kita hendak memberi pelajaran bagaimana membuat sebuah link. Jika hendak menuliskan "<a href='test.htm'> Klik Di Sini </a>" tanpa diterjemahkan oleh browser, maka kita harus menuliskannya sebagai berikut:
<a href='test.htm' > Klik Di Sini </a>
Tentunya sangat sulit dan menyita waktu bukan? Htmlentities() akan mempermudah pekerjaan kita.
Fungsi Strstr(), Stristr(), dan Strchr()
Ketiga fungsi ini digunakan untuk mencari keberadaan suatu string di dalam string lain. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Strstr(tujuan,pencari)
Stristr(tujuan,pencari)
Strchr(tujuan,pencari)
Dari ketiga fungsi tersebut, hanya stristr() yang tidak bersifat case sensitive. Parameter tujuan adalah string yang dicari oleh pencari. Hasil yang didapat adalah mulai dari karakter pencari pertama yang ditemukan sampai akhir string tujuan. Jika string pencari tidak terdapat pada string tujuan, maka fungsi akan menghasilkan nilai False.
Contoh:
$email = " user@domain.com";
$domain = strstr($email,'@');
echo $domain;
akan menghasilkan "@domain.com"

Fungsi Strlen()
Fungsi ini digunakan untuk mengukur panjang karakter sebuah string. Sintaksnya adalah sebagai berikut:

Strlen(string)
Sebuah spasi akan dihitung sebagai sebuah karakter.
Contoh:
$str = "Test jumlah variabel";
$pj = strlen($str);
// variabel $pj bernilai 18
Fungsi Strrev()
Fungsi ini digunakan untuk membalik urutan karakter-karakter penyusun string dari depan ke belakang menjadi dari belakang ke depan. Dengan kata lain fungsi ini digunakan untuk membaca string secara terbalik.
Strrev(string)
Contoh:
<?php $str = "Belajar PHP itu mudah";
echo strrev($str);
// hasilnya adalah "hadum uti PHP rajaleB" ?>
Fungsi Str_replace()
Fungsi ini digunakan untuk mengganti suatu string dengan string yang lain. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Str_replace(yang_diganti,pengganti,tujuan)
Parameter yang_diganti menunjukkan string yang akan diganti.
Parameter pengganti menunjukkan string yang akan menggantikannya.
Parameter tujuan adalah string secara keseluruhan yang didalamnya mengandung string yang_diganti. Bisa juga merujuk pada variabel tertentu yang berisi sebuah string.
Contoh:
<?php $str = "Belajar PHP itu sulit";
echo str_replace("sulit","mudah", $str);
// hasilnya adalah "Belajar PHP itu mudah" ?>
Fungsi Substr()
Fungsi ini digunakan untuk mengambil atau memotong suatu bagian sebuah string dan menampilkannya sebagai sebuah string tersendiri. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Substr(string,mulai[,panjang])
String akan diambil atau dipotong mulai dari karakter yang terletak pada nomor yang ditunjukkan oleh parameter mulai dengan jumlah sebanyak angka yang ditunjukkan oleh parameter panjang.
Contoh:
$rest = substr ("abcdef", 1);    // menghasilkan "bcdef"
$rest = substr ("abcdef", 1, 3); // menghasilkan "bcd"
Parameter mulai juga dapat diisi dengan negatif. Jika negatif, maka perhitungan dimulai dari karakter yang paling belakang.
Contoh:
$rest = substr ("abcdef", -1);    // menghasilkan "f"
$rest = substr ("abcdef", -2);    // menghasilkan "ef"
$rest = substr ("abcdef", -3, 1); // menghasilkan "d"

Fungsi Strtolower() dan Strtoupper()

Kedua fungsi ini digunakan untuk mengkonversi string menjadi huruf kapital semua atau huruf kecil semua. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Strtolower(string)
Strtoupper(string)
Contoh:
$str = "StrINg inI terDiRi DARi hurUF beSAr dan KECIl";
echo strtolower($str);
// hasilnya adalah: "string ini terdiri dari huruf besar dan kecil"
echo strtoupper($str);
// hasilnya adalah: "STRING INI TERDIRI DARI HURUF BESAR DAN KECIL"
Fungsi Strpos()
Fungsi ini digunakan untuk mengetahui posisi sebuah string di dalam string yang lain. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
Strpos(tujuan,pencari)
Jika pada string tujuan terdapat lebih dari satu karakter yang dicari oleh karakter pencari, maka karakter pertama yang ditemukan yang akan dipakai.
Contoh:
$str = "bambang";
$cari = strpos($str,”b”);
// echo $cari akan menghasilkan 0
Perhatikan bahwa sangat mudah terjadi kebingungan antara karakter yang ditemukan pada posisi ke nol dengan karakter tidak ditemukan. Oleh karena itu diperlukan suatu cara untuk membedakannya, sebagai berikut:
<?php // pada PHP 4.0b3 dan terbaru:
$pos = strpos ($str, "b");
if ($pos === false) { // perhatikan jumlah tanda = ada 3
echo "Tidak ditemukan";
}

// pada PHP sebelum 4.0b3:
$pos = strpos ($str, "b");
if (is_string ($pos) && !$pos) {
echo "Tidak ditemukan"; ?>
Mungkin saja Anda bingung, untuk apa sih semua fungsi-fungsi tersebut? Memang saat diterangkan fungsi-fungsi tersebut nampaknya hanya untuk main-main string saja, tetapi nanti jika pembahasan kita telah masuk lebih dalam dan mulai membangun sebuah aplikasi web, fungsi-fungsi tersebut baru akan nampak kegunaannya. Tetapi tidak mungkin membangun suatu aplikasi web tanpa belajar dasarnya dulu, bukan :-p?, selamat mencoba.

Fungsi-Fungsi PHP


Fungsi merupakan alat bantu pemrograman yang memberikan kemudahan dalam melakukan suatu tugas tertentu. Isi dari sebuah fungsi sebenarnya adalah rangkaian dari perintah-perintah pemrograman, entah panjang atau pendek, yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi 1 perintah saja. Ada begitu banyak fungsi yang disediakan oleh PHP. Selain itu PHP juga menyediakan fitur untuk membuat fungsi sendiri (seringkali disebut dengan UDF atau User Defined Function). Fungsi-fungsi yang spesifik untuk kasus tertentu mungkin tidak akan dibahas atau mungkin juga akan dibahas dalam artikel lain yang berisi tentang kasus spesifik tadi.
Kita akan mulai bahasan kita dari fungsi tanggal dan waktu. Fungsi tanggal dan waktu – sesuai dengan namanya – digunakan untuk pengolahan tanggal dan waktu. Beberapa fungsi yang akan dibahas adalah fungsi checkdate(), fungsi date(), dan fungsi getdate().
  
Fungsi checkdate()
Fungsi checkdate() digunakan untuk memeriksa keabsahan suatu bentuk tanggal gregorian, atau bentuk tanggal internasional yang kita anut sekarang. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
checkdate(bulan, hari, tahun)
Bulan adalah angka integer 1 sampai dengan 12 yang mewakili bulan Januari sampai dengan Desember.
Hari adalah angka integer yang menunjukkan hari dalam 1 bulan. Angka yang valid adalah 1 hingga 30 atau 31 (untuk bulan Februari 1 hingga 28 atau 29).
Tahun adalah angka integer yang menunjukkan tahun. Angka yang valid adalah 1 hingga 32767. Contoh penggunaannya dalam skrip PHP adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Fungsi CheckDate </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Apakah tanggal 27 Februari 1982 valid? <br />
<?php
$tes_tanggal = checkdate(2,27,1982);
if ($tes_tanggal==true) {
    echo "Ya, tanggal tersebut valid";
} else {
    echo "Tidak, tanggal tersebut tidak valid";
}
?>
<br />
<br />
Apakah tanggal 13 Juni 1982 valid? <br />
<?php
$tes_tanggal = checkdate(6,13,1982);
if ($tes_tanggal==true) {
    echo "Ya, tanggal tersebut valid";
} else {
    echo "Tidak, tanggal tersebut tidak valid";
}
?>
</BODY>
</HTML>
Fungsi date()
Fungsi date digunakan untuk menampilkan tanggal dan/atau waktu sekarang. Sintaks penggunaannya adalah sebagai berikut:
date(format[,timestamp])
Format adalah karakter-karakter yang digunakan untuk memformat tampilan tanggal dan/atau waktu.
Timestamp adalah waktu yang diukur dari jumlah detik sejak waktu UNIX Epoch, yaitu 1 Januari 1970, 00:00:00 GMT. Maksudnya adalah jika angka timestamp dituliskan 10 itu berarti tanggal yang dimaksud adalah 1 January 1970, 00:00:10 GMT. Waktu ini akan menyesuaikan dengan waktu lokal, jadi jika waktu lokal Indonesia adalah GMT +7, maka jika angka timestamp dituliskan 10 itu berarti tanggal yang dimaksud adalah 1 January 1970, 07:00:10. Jika timestamp tidak disebutkan, maka yang diambil adalah waktu lokal pada saat itu.
Karakter-karakter yang digunakan untuk format adalah:
Karakter
Arti
a
"am" atau "pm"
A
"AM" atau "PM"
B
Swatch Internet time
d
Hari dalam satu bulan, 2 digit dengan diawali nol, dari "01" sampai "31"
D
Hari dalam satu minggu, tekstual, 3 huruf; misal "Fri", “Sun”
F
Bulan, tekstual, lengkap, misalnya “March”, “May”
g
Jam, format 12 jam tanpa diawal nol, dari "1" sampai "12"
G
Jam, format 24 jam tanpa diawal nol, dari "1" sampai "23"
h
Jam, format 12 jam, dari "01" sampai "12"
H
Jam, format 24 jam, dari "00" sampai "23"
i
Menit, dari "00" sampai "59"
I
"1" jika Daylight Savings Time, "0" jika tidak.
j
Hari dalam satu bulan, tanpa diawali nol, dari "1" to "31"
l
Hari dalam satu minggu, tekstual, lengkap, misalnya "Friday", “Monday”.
L
Bernilai "1" untuk tahun kabisat, “0” untuk bukan.
m
Bulan dalam angka "01" sampai "12"
M
Bulan, tekstual, 3 huruf, misal "Jan", “Mar”
n
Bulan dalam angka tanpa diawali nol, dari "1" sampai "12"
r
Format tanggal RFC 822, misalnya "Thu, 21 Dec 2000 16:01:07 +0200"
s
Detik, dari "00" sampai "59"
S
Akhiran yang menunjukkan angka dalam Bahasa Inggris, tekstual, 2 huruf, misalnya "th", "nd"
t
Jumlah hari dalam satu bulan, dari "28" sampai "31"
T
Setting zona waktu pada komputer, misal "MDT"
U
Jumlah detik sejak Unix Epoch.
w
Hari dalam angka untuk satu minggu, "0" untuk Minggu sampai "6" Sabtu.
Y
Tahun, 4 digit, misal "2001"
y
Tahun, 2 digit, misal "99"
z
Hari dalam angka untuk satu tahun; dari "0" sampai "365"
Z
Setting zona waktu dalam detik, dari "-43200" sampai "43200". Sebelah barat UTC bernilai negatif, dan sebelah timur UTC bernilai positif.
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Tanggal </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<font size="10px">
<?php
echo "Sekarang adalah tanggal ";
echo date('d-F-Y');
echo "<br />dan jam ";
echo date('h:i:s A');
?>
</FONT>
</BODY>
</HTML>

Fungsi getdate()
Fungsi getdate() digunakan untuk mengambil nilai waktu lokal sekarang atau waktu timestamp dan waktu memasukkannya ke dalam array asosiatif. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
getdate([timestamp])
Elemen array yang dapat dipergunakan adalah sebagai berikut:
  1. "minutes" = menit
  2. "seconds" = detik
  3. "mday" = hari dalam satu bulan
  4. "hours" = jam, dalam format 24 jam.
  5. "wday" = hari dalam satu minggu, numeris, 0 untuk minggu hingga 6 untuk sabtu
  6. "mon" = bulan, numeris.
  7. "year" = tahun, numeris.
  8. "yday" = hari dalam satu tahun, misalnya "299"
  9. "weekday" = hari dalam satu minggu, tekstual penuh, misalnya "Friday"
  10. "month" = bulan, tekstual penuh, misalnya "January"
Sebagai contoh misalnya ingin dibuat halaman selamat datang yang akan menyapa pengunjung dengan salam Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam sesuai dengan waktu saat itu. Skripnya adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Getdate </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<center>
<h1>
<?php
$sekarang = getdate();
$bulan = $skr['month'];
$hari = $skr['mday'];
$tahun = $skr['year'];
$jam = $sekarang['hours'];
if ($jam <= 11) {
    echo "Selamat Pagi";
} elseif ($jam > 11 and $jam <= 15) {
    echo "Selamat Siang";
} elseif ($jam > 15 and $jam <= 18) {
    echo "Selamat Sore";
} elseif ($jam > 18) {
    echo "Selamat Malam";
}
?>
</h1>
<h2> Selamat datang</h2>
<h3> Sekarang adalah tanggal <?php echo "$hari $bulan $tahun"; ?></h3>
</BODY>
</HTML>
 Selamat mencoba..... :-D

Kata yang haru dihindari dalam database mysql


Mysql reserved word
Anda pernah dengar kata Reserved Words, kata tersebut adalah sebutan untuk kumpulan perintah dasar yang digunakan oleh bahasa pemrograman maupun sistem database. Kata yang termasuk dalam kategori tersebut tidak boleh kita gunakan dalam penamaan variabel, nama field, nama tabel data, maupun nama database. Kata apa saja yang tidak bisa kita gunakan dalam database mysql?
Berikut ini daftar kata/printah dalam mysql database yang tidak boleh kita gunakan untuk penamaan variabel, tabel, field maupun database.
ADDALLALTER
ANALYZEANDAS
ASCASENSITIVEAUTO_INCREMENT
BDBBEFOREBERKELEYDB
BETWEENBIGINTBINARY
BLOBBOTHBY
CALLCASCADECASE
CHANGECHARCHARACTER
CHECKCOLLATECOLUMN
COLUMNSCONDITIONCONNECTION
CONSTRAINTCONTINUECREATE
CROSSCURRENT_DATECURRENT_TIME
CURRENT_TIMESTAMPCURSORDATABASE
DATABASESDAY_HOURDAY_MICROSECOND
DAY_MINUTEDAY_SECONDDEC
DECIMALDECLAREDEFAULT
DELAYEDDELETEDESC
DESCRIBEDETERMINISTICDISTINCT
DISTINCTROWDIVDOUBLE
DROPELSEELSEIF
ENCLOSEDESCAPEDEXISTS
EXITEXPLAINFALSE
FETCHFIELDSFLOAT
FORFORCEFOREIGN
FOUNDFRAC_SECONDFROM
FULLTEXTGRANTGROUP
HAVINGHIGH_PRIORITYHOUR_MICROSECOND
HOUR_MINUTEHOUR_SECONDIF
IGNOREININDEX
INFILEINNERINNODB
INOUTINSENSITIVEINSERT
INTINTEGERINTERVAL
INTOIO_THREADIS
ITERATEJOINKEY
KEYSKILLLEADING
LEAVELEFTLIKE
LIMITLINESLOAD
LOCALTIMELOCALTIMESTAMPLOCK
LONGLONGBLOBLONGTEXT
LOOPLOW_PRIORITYMASTER_SERVER_ID
MATCHMEDIUMBLOBMEDIUMINT
MEDIUMTEXTMIDDLEINTMINUTE_MICROSECOND
MINUTE_SECONDMODNATURAL
NOTNO_WRITE_TO_BINLOGNULL
NUMERICONOPTIMIZE
OPTIONOPTIONALLYOR
ORDEROUTOUTER
OUTFILEPRECISIONPRIMARY
PRIVILEGESPROCEDUREPURGE
READREALREFERENCES
REGEXPRENAMEREPEAT
REPLACEREQUIRERESTRICT
RETURNREVOKERIGHT
RLIKESECOND_MICROSECONDSELECT
SENSITIVESEPARATORSET
SHOWSMALLINTSOME
SONAMESPATIALSPECIFIC
SQLSQLEXCEPTIONSQLSTATE
SQLWARNINGSQL_BIG_RESULTSQL_CALC_FOUND_ROWS
SQL_SMALL_RESULTSQL_TSI_DAYSQL_TSI_FRAC_SECOND
SQL_TSI_HOURSQL_TSI_MINUTESQL_TSI_MONTH
SQL_TSI_QUARTERSQL_TSI_SECONDSQL_TSI_WEEK
SQL_TSI_YEARSSLSTARTING
STRAIGHT_JOINSTRIPEDTABLE
TABLESTERMINATEDTHEN
TIMESTAMPADDTIMESTAMPDIFFTINYBLOB
TINYINTTINYTEXTTO
TRAILINGTRUEUNDO
UNIONUNIQUEUNLOCK
UNSIGNEDUPDATEUSAGE
USEUSER_RESOURCESUSING
UTC_DATEUTC_TIMEUTC_TIMESTAMP
VALUESVARBINARYVARCHAR
VARCHARACTERVARYINGWHEN
WHEREWHILEWITH
WRITEXORYEAR_MONTH
ZEROFILL  
 Semoga bermanfaat

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda